Perjalanan mendampingi Pertumbuhan yang belum usai
Bagi seorang ibu anak means everything. Ketika B berkali-kali masuk garis hitam kurva pertumbuhan padahal segala cara sudah diusahakan
1. Menyapih sudah dilakukan anaknya tak bergerak jadi banyak makannya malah jadi memunculkan kebiasaan baru gigit bibirnya
2. Akhirnya Pakai NGT hasil referensi dr Nutrisi and Metabolik. BB naik signifikan tapi yang bikin hati ibu hancur setelah di lepas NGT BBnya ikut terjun bebas bahkan sakit segala masuk RS.
3. mencoba merenungi mungkin short cut selama ini tidak benar kita ganti ke feeding therapy ke dokter rehab medik lanjut ke psikolog dan terapi. --> belum berhasil karena BB jadi stuck
4. Kembali lagi ke dokter Nutrisi dan metabolik tapi ga mau pasang NGT lagi hingga saat ini masih rutin konsul. Plus ngasi waktu dan jadwal buat mainan sensory, sediakan properti mainan bikin puding telor yang gagal, menjadikan daging jadiin keripik, bikin nugget ngikutin BB booster saran buibu thread dan ig. bahkan beli buku resep masak.
semua itu sukses membuat mental aku down... aku sampai dapat rujukan psikolog tapi krn bayarnya mahal aku bertekad banged aku harus sembuh tanpa datang lagi bayar psikolog. aku daftar Gym wk wk wk.... Mencoba meluangkan waktu wajib dengan olahraga... skrng aku jd ketergantungan ga olahraga ga bahagia wk wk wk...
hingga saat inipun aku masih berjuang untuk Baim tapi menuliskannya selalu membuat hatiku lebih baik. So at Least aku ga pernah berhenti berusaha...

Komentar
Posting Komentar